DENGGOL Bicara Siapa Dia:Jangan Salahkan Siapa…!
MAJALAHGALANG.COM-INDRAMAYU
JAWA BARAT:Luapan sungai, air laut pasang, curah hujan tinggi, serta sistem
drainase yang belum optimal menyebabkan sejumlah wilayah Indramayu tergenang
air. Hal ini tentunya menuntut penanganan cepat serta kerja sama semua pihak. Hal
tersebut disampaikan Bupati Indramayu Lucky Hakim saat meninjau langsung
sejumlah lokasi terdampak banjir di Kabupaten Indramayu pada Minggu (25/1/26).
Peninjauan dilakukan sebagai bentuk respons cepat
pemerintah daerah terhadap kondisi warga yang terdampak genangan air. Beberapa titik
yang dikunjungi antara lain Desa Pabean Ilir Kecamatan Pasekan, Desa Rambatan
Kulon, Pintu Air Bendungan Karet di Kecamatan Lohbener, serta Desa Bugel
Kecamatan Patrol.
Di Desa Pabean Ilir, Bupati Lucky Hakim
mendengarkan langsung keluhan warga. Keni, warga RT 15 Desa Pabean Ilir,
mengungkapkan, air mulai masuk ke rumah warga sejak Sabtu malam dan menggenangi
permukiman di RT 15 dan RT 16.
Menanggapi hal tersebut, Bupati Lucky Hakim yang
didampingi Camat Pasekan, Taryadi, meminta masyarakat untuk tidak membuang
sampah sembarangan karena memperparah genangan. Bupati Lucky juga memastikan
pompa penyedot air akan segera didatangkan untuk mempercepat surutnya banjir,
mengingat tidak adanya jalur pembuangan air alami di wilayah tersebut.
“Kita usahakan secepat mungkin pompa air
didatangkan, kalau bisa besok sudah mulai penyedotan. Sebagai langkah
antisipasi, Pemkab Indramayu akan melakukan perbaikan drainase, pembuatan
saluran air, serta penambahan pompa air berkapasitas lebih besar agar genangan tidak
berlarut-larut,” perintahnya.
Peninjauan dilanjutkan ke Bendungan Karet
Kecamatan Lohbener. Bupati Lucky Hakim didampingi BPBD Indramayu, Camat
Lohbener, Warno, perwakilan BBWS Cimanuk Cisanggarung, serta Anggota Komisi IV
DPRD Provinsi Jawa Barat Fraksi Partai NasDem, Sri Wahyuni Utami Herman. Bupati
Lucky meninjau sejumlah pintu air yang kondisinya sudah rawan jebol.
Menurutnya, secara geografis Indramayu berada di
wilayah hilir dan dekat dengan laut, sehingga sangat rentan terhadap banjir.
Selain dipengaruhi banjir rob akibat pasang air laut, debit air dari wilayah
hulu seperti daerah pegunungan juga turut memperbesar risiko banjir, terutama
saat curah hujan tinggi yang berlangsung terus-menerus.
“Saat ini pemerintah daerah bersama kecamatan dan
desa bergotong royong menambal tanggul yang jebol. Perbaikan permanen sudah
dikontrakkan dan akan dikerjakan pada Februari hingga Maret dengan pemasangan
pancang sepanjang kurang lebih 13 kilometer,” jelasnya.
Di Desa Rambatan Kulon, Dewi, warga RT 27 Blok
Pulo, menyampaikan, banjir terjadi sejak Sabtu sekitar pukul 15.00 WIB akibat
sungai yang meluap, tanggul jebol, dan rembesan air masuk ke permukiman warga.
Sementara itu, saat meninjau Desa Bugel Kecamatan
Patrol, Bupati Lucky Hakim didampingi Camat Patrol, Bagus Asep Trisnadi,
menyampaikan empati kepada warga yang terdampak banjir.
“Pemerintah akan terus berupaya memperbaiki
tanggul dan saluran air. Namun kami juga meminta peran aktif masyarakat untuk
tidak membuang sampah sembarangan dan tidak menutup saluran atau gorong-gorong.
Ini harus menjadi upaya bersama agar banjir tidak terus terulang,” tegasnya.
Dalam kunjungan tersebut, Bupati Lucky Hakim juga
menyapa warga serta menyerahkan bantuan sembako secara simbolis kepada sejumlah
warga terdampak sebagai bentuk kepedulian dan dukungan pemerintah daerah.Diskominfo/rw-(www.majalahgalang.com//ras/shb)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar