Penulis : Ketua LSM Pelopor : Mohamad Nanang Supriyadi
DENGGOL Bicara Siapa Dia:Rusaknya Tatanan Kinerja Kontraktor Di Lapangan
SORANA.CO.ID-INDRAMAYU JAWA BARAT:Ini bukan lagi sekadar kelalaian teknis. Ini adalah penipuan massal terhadap negara. Investigasi mendalam di lokasi proyek Irigasi Sangkep, Desa Lamaran Tarung, mengungkap fakta mengerikan: DPUPR Kabupaten Indramayu membiarkan pembangunan infrastruktur senilai Rp2 Miliar lebih menggunakan material haram dan metode konstruksi yang melanggar hukum fisika.
Dari penggunaan air asin yang merusak beton, pasir kualitas sampah, hingga fondasi yang diletakkan di atas genangan lumpur, proyek ini bukanlah solusi irigasi, melainkan monumen korupsi yang rapuh yang siap runtuh menelan korban jiwa petani.
- Empat bukti kriminalitas teknis yang Tak TerbantahkanTim investigasi menemukan empat pelanggaran fatal yang dilakukan penyedia jasa dengan “restu” penuh dari pengawas lapangan:
Air Asin Pembunuh Beton: Campuran beton menggunakan air payau/asin. Dalam standar sipil, garam dalam air asin bersifat korosif, memicu karat pada besi tulangan, dan membuat beton keropos seperti roti bolu dalam hitungan bulan. Ini adalah sabotase terencana.
Pasir “Sampah” Tidak Sesuai Spek: Pasir yang dimasukkan ke dalam molen memiliki ukuran tidak standar (terlalu halus/lumpur). Daya rekatnya nol. Ini bukan konstruksi, ini hanya tumpukan debu yang dipaksa menjadi keras.
Beton “Zombie” yang tak pernah keras: Bukti paling mematikan adalah sampel adukan semen yang diambil langsung dari molen. Berjam-jam setelah dicor, adonan itu tetap lunak, lembek, dan tidak mengeras.Ini bukti fisik tak terbantahkan bahwa takaran semen dikurangi drastis (under-spec) untuk mengeruk keuntungan ilegal. Uang rakyat diubah menjadi pasir longsor.
Fondasi di Atas Lumpur: Pekerjaan struktur pondasi dan kopel-kopel dilakukan di dasar galian yang masih tergenang air. Tidak ada pengeringan, tidak ada pemadatan. Praktik “menjemplungkan” batu ke dalam lumpur ini menjamin amblesnya saluran saat musim hujan tiba. Ini adalah resep bencana.Persekokolan Tingkat Dewa: Ketika Pengawas Pura-Pura ButaKeempat pelanggaran teknis di atas tidak mungkin terjadi tanpa “lampu hijau” dari dalam.
PPK & Konsultan Pengawas sebagai Komplicit: Mengapa pengawas membiarkan air asin masuk ke molen? Mengapa mereka menerima fondasi di atas lumpur? Ini bukan kebodohan, ini persekokolan (kolusi) tingkat dewa.Mereka menutup mata terhadap cacat mutu demi pembagian “kue” anggaran yang lebih besar. Setiap tetes air asin adalah bukti pengkhianatan terhadap amanah rakyat.
3.Mohamad Nanang Supriyadi (Ketua Korda Indramayu LSM Pelopor): “Ini Kejahatan Terhadap Kemanusiaan.!”Menanggapi temuan teknis yang mematikan ini, Mohamad Nanang Supriyadi, Ketua Korda Kabupaten Indramayu LSM Pelopor, melepaskan amarahnya yang mewakili suara rakyat kecil:
Kami tidak bisa menerima ini! Membangun fondasi di atas genangan air dan mencurangi takaran semen bukan sekadar kesalahan teknis, ini adalah kejahatan terhadap kemanusiaan dan pengkhianatan terhadap amanah Tuhan. Uang Rp2 Miliar itu adalah darah dan keringat petani Indramayu. Ketika PPK atau KPA membocorkan HPS untuk kepentingan kroni, mereka sedang menjual masa depan daerah ini.
LSM Pelopor menuntut: Hentikan segera pembayaran termin berikutnya! Lakukan uji lab independen di luar Indramayu untuk membuktikan pemalsuan material. Jika terbukti ada persekongkolan, kami akan bawa nama-nama pejabat yang terlibat ke hadapan publik dan penegak hukum.
Jangan coba-coba menutupi kebobrokan ini dengan laporan palsu. Rakyat sudah sadar, dan kami tidak akan berhenti sampai para pelaku merasakan besi dingin penjara!”*
Tuntutan Mendesak untuk Bupati Lucky Hakim
Rakyat Indramayu menunggu tindakan nyata, bukan janji manis:1. Hentikan Pembayaran Termin: Bekukan seluruh pembayaran kepada penyedia jasa hingga perbaikan total dilakukan.
- Uji Lab Independen: Validasi sampel beton dan air di laboratorium terakreditasi nasional untuk mendapatkan data objektif.3.Audit Forensik: Periksa alur komunikasi antara PPK dan penyedia jasa untuk membuktikan adanya persekokolan dalam mengabaikan standar mutu.
Proyek irigasi Sangkep harus menjadi contoh bahwa korupsi infrastruktur tidak akan ditoleransi. Jangan biarkan lumpur, air asin, dan semen haram mengubur integritas pemerintahan Indramayu. Bersihkan sekarang, atau hadapi kemarahan rakyat yang sesungguhnya-(mns/ras)


