DENGGOL
Bicara Siapa Dia:Peduli Generasi Memnbangu Daerah
M AJALAHGALANG.COM-SAMARINDA KALIMANTAN TIMUR:Penguatan kualitas sumber daya manusia dan pengembangan ekosistem kewirausahaan menjadi salah satu arah pembangunan yang terus didorong Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur.
Sejalan dengan hal tersebut, jejaring Alumni Amerika
Serikat (Alumni AS Network/AAN) di Kalimantan mengambil peran aktif melalui
penguatan kolaborasi alumni yang berfokus pada kepemudaan dan entrepreneurship.
Diketahui, Alumni AS Network merupakan wadah
kolaboratif bagi para alumni program pertukaran dan beasiswa yang didanai
Pemerintah Amerika Serikat. Jejaring ini mendorong alumni untuk terlibat
langsung dalam upaya peningkatan kapasitas masyarakat melalui program
pembelajaran, kolaborasi lintas sektor, serta inisiatif sosial yang adaptif
dengan kebutuhan daerah.
Di Kalimantan, alumni membentuk tim Sakaraska (Sampan Karsa Alumni AS–Kalimantan) sebagai wadah gerakan bersama. Nama Sakaraska merefleksikan identitas Kalimantan yang lekat dengan budaya sungai melalui simbol sampan, serta karsa yang bermakna tekad dan inisiatif.
Gerakan ini dimaknai sebagai upaya alumni untuk terus
bergerak, menghubungkan potensi lintas wilayah, dan berkontribusi pada
pembangunan Kalimantan yang berkelanjutan.
Project Leader Tim Sakaraska, Theo Nugraha, alumni
program OneBeat baru-baru ini menjelaskan bahwa gerakan ini tidak hanya
berorientasi pada penguatan jejaring alumni, tetapi juga pada penciptaan dampak
nyata di daerah.
“Kami melihat Kalimantan memiliki potensi besar pada
generasi mudanya. Melalui Sakaraska, kami ingin mendorong pemuda untuk berani
mengambil peran, berkolaborasi lintas sektor, dan mengembangkan inisiatif
kewirausahaan yang relevan dengan konteks daerah,” ujar Theo.
Ia menambahkan, pendekatan kolaboratif yang dibangun
para alumni sejalan dengan kebutuhan pembangunan daerah yang menuntut inovasi
dan partisipasi aktif masyarakat.
“Gerakan ini kami rancang agar alumni tidak hanya
berhenti pada jejaring, tetapi mampu menjadi mitra strategis yang menghadirkan
solusi dan gagasan baru bagi pembangunan Kalimantan,” tambahnya.
Fokus Sakaraska pada isu kepemudaan dan kewirausahaan dinilai sejalan dengan visi Pemprov Kaltim dalam menyiapkan sumber daya manusia yang unggul, berdaya saing, dan adaptif terhadap transformasi ekonomi.
Penguatan kapasitas pemuda menjadi salah satu kunci dalam mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis inovasi dan ekonomi kreatif di daerah.
Sebagai bagian dari penguatan kapasitas, para alumni
mengikuti sejumlah sesi pembelajaran yang mencakup pemahaman tantangan
komunitas, penerapan design thinking untuk pemecahan masalah, penguatan
keterampilan kolaborasi dan komunikasi, kepemimpinan berbasis empati, serta
perencanaan program yang terstruktur.
Pendekatan ini pun diharapkan mampu melahirkan inisiatif yang berkelanjutan dan berdampak langsung bagi masyarakat.
Adapun Tim Sakaraska terdiri dari alumni berbagai program internasional, antara lain Theo Nugraha (OneBeat) sebagai project leader, Ario Maulana (YSEALI Academic Fellowship Program) sebagai project secretary, Chairunnisa (Fulbright Scholarship Program) sebagai tim kreatif dan dokumentasi,
Misbahul Aslam (English Access Microscholarship
Program) pada bidang sumber daya manusia dan komunikasi, Rahman Putra (YSEALI
Academic Fellowship Program), serta Sukarti (International Visitor Leadership
Program) sebagai bendahara.
Melalui penguatan jejaring dan kolaborasi lintas
sektor, alumni AS di Kalimantan diproyeksikan mampu berkontribusi dalam
mendukung arah pembangunan Kalimantan Timur, khususnya pada upaya peningkatan
kualitas sumber daya manusia dan penguatan peran generasi muda dalam
pembangunan ekonomi daerah.Source https://kaltimprov.go.id/ (sef/pt) (www.majalahgalang.com//ras/rewi)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar