DENGGOL Bicara Siapa Dia:Pembinaan
Kader Harus Lebih Baik
MAJALAHGALANG.COM-INDRAMAYU
JAWA BARAT:Posyandu memiliki peranan strategis dalam mendukung pemenuhan
kebutuhan dasar masyarakat. Seiring dengan transformasi Posyandu dari yang
semula berfokus pada kesehatan ibu dan anak menjadi pusat pelayanan dasar
terpadu, Posyandu kini mengemban enam bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM). 6
bidang tersebut meliputi kesehatan, pendidikan, sosial, pekerjaan umum,
perumahan rakyat, serta ketenteraman, ketertiban umum, dan perlindungan
masyarakat (Trantibumlinmas).
Transformasi tersebut menuntut peningkatan
pengetahuan dan kapasitas kader Posyandu agar mampu memberikan pelayanan yang
lebih komprehensif dan optimal kepada masyarakat.
Demikian disampaikan Ketua Tim Pembina Posyandu
Kabupaten Indramayu, Ny. Idah Nuryani, saat membuka kegiatan Pembinaan Kader
Posyandu Desa/Kelurahan Tahun 2025 Tingkat Kabupaten Indramayu yang
diselenggarakan oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten
Indramayu bersama Tim Pembina Posyandu Kabupaten Indramayu. Kegiatan
berlangsung di Aula Nyi Endang Dharma Ayu Universitas Wiralodra, Selasa
(30/12/25).
Idah mengatakan, pemerintah menyadari, tantangan ke
depan semakin kompleks. Oleh karena itu, dibutuhkan sinergi lintas sektor
antara pemerintah kabupaten, kecamatan, desa/kelurahan, serta partisipasi aktif
masyarakat agar Posyandu semakin aktif, inovatif, dan adaptif dalam memberikan
pelayanan kepada masyarakat.
“Kader Posyandu harus menjadi pengelola Posyandu
yang baik, karena kaderlah yang paling memahami kondisi dan kebutuhan
masyarakat di wilayahnya. Kader Posyandu merupakan pelayan masyarakat yang
bekerja secara sukarela dan tanpa kenal lelah,” ujarnya.
Melalui kegiatan pembinaan ini, para peserta
diharapkan dapat berbagi pengalaman, menyatukan langkah, serta merumuskan
strategi untuk memperkuat peran Posyandu di masyarakat. Pemberdayaan Posyandu
menjadi ujung tombak upaya promotif dan preventif, khususnya dalam mendukung
penurunan angka stunting, peningkatan gizi masyarakat, pelayanan kesehatan ibu
dan anak, serta pengendalian penyakit di tingkat desa dan kelurahan.
“Dengan adanya transformasi Posyandu tersebut, saya
berharap para kepala desa dapat memberikan penguatan yang lebih intensif
terhadap Posyandu, baik dari sisi jumlah kader maupun peningkatan kapasitas
kader,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala DPMD Kabupaten Indramayu yang
juga Sekretaris Tim Pembina Posyandu Kabupaten Indramayu, Kadmidi,
menyampaikan, kegiatan ini selaras dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri No.
13/2024 tentang Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu). Regulasi tersebut menjadi
dasar penyelenggaraan Posyandu seiring transformasi peran dan fungsinya.
Menurutnya, pembinaan kader ini bertujuan
meningkatkan pemahaman kader dalam melaksanakan pelayanan kepada masyarakat,
terutama dalam mengimplementasikan enam bidang SPM di masing-masing desa dan
kelurahan. Selain itu, kegiatan ini juga mendorong percepatan registrasi
Posyandu di Kabupaten Indramayu agar memperoleh nomor register resmi dari
pemerintah pusat.
“Kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja
DPMD dan Tim Pembina Posyandu Kabupaten Indramayu untuk memperkuat kelembagaan
serta meningkatkan kualitas layanan Posyandu,” jelasnya.
Kegiatan yang diikuti oleh 634 peserta yang terdiri
atas Tim Pembina Posyandu tingkat kabupaten, kecamatan, desa/kelurahan, serta
kader Posyandu ini, juga diisi dengan pembekalan materi penguatan Posyandu.
Materi disampaikan oleh Kepala Bidang Kelembagaan dan Pengembangan Partisipasi
Masyarakat DPMD Provinsi Jawa Barat, Lisa Avianty.Diskominfo Indramayu (fkr) –(www.majalahgalang.com//ras/rewi)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar