DENGGOL Bicara Siapa Dia:Butuh Bantuan
Gercep Bupati Indramayu
MAJALAHGALANG.COM-INDRAMAYU JAWA BARAT:Dampak akibat curah hujan tak henti hentinya
dan angin sehingga mengakibatkan rumah ambruk di Blok Babakan jati 2 Rt. 013
Rw. 004 desa Mekarjati Kecamatan Haurgeulis Indramayu Jawa Barat.
Kejadian ambruknya rumah tersebut hari
Minggu 18 Januari 2026 sekitar pukul 08
Wib. Hal ini diakibatkan turun hujan seharian dari siang hingga
pagi hari disertai angin kencang
sehingga merobohkan bangunan yang sudah rapuh bangunan tua.
Dari kejadian tersebut tidak ada
korban jiwa dan semua keluarga sempat menyelamatkan
diri masing-masing.Luas bangunan kurang lebih 56 M2 yang dihuni oleh 5 Kepala
keluarga salah satu pemilik bangunan tersebut bernama Thomas Kurniawan umur 40
tahun dan belum berumah tangga .
Rumah yang bdihuni tersebut
peninggalan dari orang tua sudah meninggal
pada saat Thomas Kurniawan dan Imam Purnomo masih kecil pekerjaan
sehari-hari sebagai kuli serabutan dan penjual abu gosok dan sekam.
Dari lima kepala keluarga yang menempati rumah tersubut
tergolong masyarakat yang betul-betul tidak mampu dengan ekonomi yang sangat
memprihatinkan. Apalagi untuk memperbaiki rumah yang sudah tua untuk kebutuhan
sehari-hari saja betul-betul sangat repot.
Bantuan sosial dari 5 keluarga ini
hanya 2 keluarga yang mendapatkan bantuan sembako/Bpnt dan satu keluarga yang
mendapatkan BLTS Kesra tahun 2025. Sementara untuk bantuan yang lainnya
terutama Rumah Tidak Layak Huni sampai dengan robohnya bangunan ini belum
pernah menerima.
Dijelaskan Wasadi pada Wartawan dengan
haearapan dampakn kejadian ini khususnya pemerintah desa Mekarjati dapat prioritaskan
apabila ada anggaran untuk Rutilahu.Lebih lanjut dijelaskan Wasadi sebagi tokoh masyarakat Desa Mekarjati
sampaikan baik kepada pemerintah Desa Mekarjati, Pemerintah Kecamatan
Haurgeulis maupun Pemkab Indramayu dalam
hal ini Dinas Sosial kabupaten Indramayu.
Adapun rumah ambruk atau roboh di Blok
Babakan jati 2 Rt 013 /Rw 004 Desa Mekarjati Kecamatan Haurgeulis Indramayu. Kejadian
ambruknya rumah tersebut hari Minggu 18 Januari 2026 sekitar
pukul 08 Wib.
Dampak turun hujan seharian dari siang hingga
pagi hari disertai angin kencang
sehingga merobohkan bangunan tua yang sudah rapuh.Kejadian tersebut tidak ada
korban jiwa dan keluarga sempat menyelamatkan
diri.
Rumah yang rusak luas bangunan kurang lebih 56 M2 yang dihuni oleh 5 kepala keluarga salah satu pemilik bangunan tersebut bernama Thomas Kurniawan (40) tahun dan belum berumah tangga . Ternyata rumah tersebut peninggalan dari orang tua sudah meninggal pada saat Thomas Kurniawan dan Imam Purnomo masih anak-anak.Sedangkan pekerjaan sehari-hari sebagai kuli serabutan dan penjual abu gosok dan sekam.
Dari 5 kepala keluarga yang menempati
rumah tersubut tergolong masyarakat yang betul-betul tidak mampu dengan ekonomi
yang sangat memprihatinkan.Apalagi untuk memperbaiki rumah yang sudah tua untuk
biaya kebutuhan sehari-hari saja betul-betul sangat repot jelasnya.
Bantuan sosial dari 5 keluarga ini
hanya 2 keluarga yang mendapatkan bantuan sembako/Bpnt dan satu keluarga mendapatkan BLTS Kesra tahun 2025. Sementara
untuk bantuan yang lainnya terutama Rumah Tidak Layak Huni sampai dengan
robohnya bangunan ini belum pernah menerima.
Dengan harapan dengan kejadian ini
khususnya pemerintah desa Mekarjati dapat mengutamakan apabila ada anggaran untuk Rutilahu dapat
membantunya. Demikian laporan ini saya sampaikan baik kepada pemerintah
Desa Mekarjati Pemerintah Kecamatan Haurgeulis,Pemerintah kabupaten Indramayu
dalam hal ini Dinas Sosial kabupaten Indramayu,jelas Wasadi-(www..majalahgalang.com//ras/@yadi)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar