60/HM.01.04/KPK/56/12/2025
DENGGOL Bicara Siapa Dia:Katakan Tidak
Korupsi
SORANA.CO.ID-JAKARTA:Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi
mengumumkan gelaran Hari Antikorupsi Sedunia (HAKORDIA) 2025, sebagai gerakan
kolaborasi nasional yang akan diselenggarakan di Daerah Istimewa (DI)
Yogyakarta, pada 6-9 Desember 2025 mendatang. Alih-alih sekadar seremoni,
dengan mengusung tema “Satukan Aksi, Basmi Korupsi,” HAKORDIA 2025 dirancang
sebagai ruang inklusif selama empat hari penuh.
Ketua KPK, Setyo
Budiyanto, mengatakan HAKORDIA 2025 dirancang sejalan dengan arah kebijakan
nasional Asta Cita. Hal ini, menjadikannya momentum refleksi sekaligus
kolaborasi bersama antara kementerian/lembaga, dunia pendidikan, media,
industri kreatif, komunitas masyarakat, hingga para pelaku usaha.
“Pemberantasan
korupsi dapat berjalan efektif, jika seluruh elemen bangsa terlibat. Ini
menjadi tanggung jawab bersama,” tegas Setyo dalam konferensi pers di Gedung
Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu (3/12).
Sejak September 2025
lalu, KPK telah menggelar “Road to Hakordia” di berbagai daerah di Indonesia.
Gelaran ini melibatkan sekolah, kampus, komunitas budaya, dan organisasi
masyarakat guna memperluas partisipasi masyarakat sebelum acara puncak.
Perayaan puncak pada
9 Desember 2025 akan dibuka secara langsung oleh Presiden Republik Indonesia,
Prabowo Subianto, diikuti penampilan seni budaya dan peluncuran sejumlah
program antikorupsi nasional di Bangsal Kepatihan, Komplek Kepatihan Danurejan
Yogyakarta.
Acara puncak di
tempat berbeda, KPK juga akan membuktikan hasil upaya pencegahan korupsi dengan
mengumumkan hasil Survei Penilaian Integritas (SPI) 2025 yang memotret risiko
serta kualitas pemberantasan korupsi di Indonesia, yang digelar di Benteng
Vredeburg.
Tidak
hanya fokus pada seremoni, HAKORDIA 2025 menyuguhkan aksi nyata. Masyarakat
Yogyakarta dan sekitarnya, dapat menikmati rangkaian kegiatan partisipatif dan
edukatif, seperti seminar dan diskusi publik mendalam, gelar wicara dan
lokakarya tematik, serta integrity expo yang
menampilkan pameran pelayanan publik oleh puluhan instansi/lembaga.
Pada 6-7 Desember
2025, rangkaian HAKORDIA akan dimeriahkan dengan suguhan pagelaran seni budaya
“Sajjana Gita Laku Satya” di Monumen Serangan Umum Yogyakarta, yang terdiri
dari pawai budaya, nada wicara, hingga pagelaran musik yang dapat dinikmati
masyarakat umum secara gratis.
“Hal ini dilakukan
agar masyarakat dapat merasakan langsung manfaat beragam program dan layanan
yang telah dikembangkan KPK,” pungkas Setyo.
Melalui
ruang inklusif dan kolaboratif ini, KPK berharap semangat antikorupsi tidak
hanya berhenti pada jargon semata, melainkan benar-benar tumbuh, berkelanjutan,
serta berdampak nyata demi terwujudnya Indonesia
Bebas Korupsi.
KPK
mengundang seluruh masyarakat, media, komunitas, maupun organisasi sipil
lainnya untuk turut berpartisipasi dalam rangka mendukung perayaan bangsa dalam
upaya pencegahan dan pemberantasan korupsi melalui HAKORDIA
2025.(sorana.co.id//ras/thio s depari)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar